Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia

Reading Time: 2 minutes
Perkembangan Fintech syariah di Indonesia
Perkembangan fintech syariah di Indonesia – Kapital Boost

Sekarang ini banyak sekali pelaku bisnis terutama bisnis yang bergerak dibidang UMKM atau pelaku bisnis yang baru saja merintis usahanya menggunakan teknologi finansial atau fintech yang berbasis syariah.

Fintech syariah juga telah terbukti mampu memberi kemudahan akses produk-produk finansial bagi seluruh masyarakat yang ada di Indonesia.

Kemudian, bagaimanakah perkembangan fintech syariah yang ada di Indonesia?

Perkembangan Fintech Syariah

Sekarang kita hidup di era teknologi dimana semua kehidupan dan aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efektif karena adanya dunia digital.

Oleh karena itu, keberadaan teknologi finansial atau yang biasa disebut dengan fintech sedang mengalami perkembangan yang cukup pesat di Indonesia.

Baca juga: Mengenal lebih dalam peer to peer syariah dengan peer to peer konvensional

Pada awal berdirinya perusahaan pelopor fintech hanya ada sekitar empat perusahaan pada tahun 2006. Namun, pada tahun 2007 sudah mampu berkembang menjadi 16 perusahaan.

Perkembangan yang dialami fintech terlihat sangat signifikan pada tahun 2015 sampai dengan tahun 2016 dimana ada 165 perusahaan yang menggunakan metode fintech.

Seiring dengan berkembangnya metode fintech tersebut muncullah keinginan untuk mendirikan perusahaan yang berlabel fintech syariah. Gagasan ini sangat ideal sekali mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia adalah muslim.

Baca juga: Jenis-Jenis Akad Yang Ada di Peer to Peer Syariah

Pada akhirnya prospek industri fintech syariah sangat berpotensi di Indonesia. Di Indonesia sistem fintech syariah ini berkembang secara pesat dimulai sekitar tahun 2015 hingga sekitar akhir tahun 2017.

Meskipun sistem keuangan fintech syariah berpotensi besar dan mampu berkembang cukup pesat, namun tetap saja nilai industri syariah secara keseluruhan masih jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan sistem fintech konvensional.

Akan tetapi, pada tahun 2018 mulai bermunculan beberapa perusahaan fintech syariah yang di gadang-gadang mampu menjadi solusi keuangan yang berdasarkan dengan hukum Islam.

Terlebih lagi sebarnya sistem fintech syariah ini juga tidak terlalu berbeda jauh dengan fintech konvensional. Karena keduanya bertujuan untuk memberikan layanan jasa yang bergerak dalam bidang keuangan. Hanya saja keduanya dibedakan dengan hukum-hukum dan akad yang mengikuti syariat-syariat Islam bagi fintech syariah.

Fintech syariah ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi para pengusaha yang dulu kesulitan mendapatkan pembiayaan yang sesuai dengan anjuran dan syariat Islam.

Baca juga: Cara Mengelola Keuangan Syariah Dengan Investasi Yang Menguntungkan, Baik dan Benar

Leave a Reply