Mengenal Keuangan Syariah, Potensi dan Cara Pengelolaannya

Reading Time: 2 minutes

Pernahkah Anda mendengar tentang keuangan syariah? Yups, tepat sekali. Layaknya jasa keuangan lainnya keuangan syariah tentu merupakan salah satu lembaga jasa yang berada di bidang keuangan.

Namun, secara lebih lengkap apa sih keuangan syariah itu? Bagaimana potensi serta cara pengelolaan dari keuangan syariah?  Untuk mengetahui jawabannya, mari simak penjelasannya lengkapnya melalui uraian-uraian berikut ini.

1. Keuangan Syariah

Secara umum keuangan syariah sering diartikan sebagai salah satu jenis dari sistem keuangan. Di mana sistem keuangan ini menerapkan prinsip-prinsip Islami serta menggunakan dasar hukum Islam sebagai pedoman utamanya dalam menjalankan sistem tersebut.

Bahkan penerapan prinsip dan dasar hukum ini, tak hanya berlaku pada sistem keuangan saja. Melainkan juga berlaku untuk lembaga-lembaga yang menaungi keuangan syariah.

2. Potensi Keuangan Syariah

Kendati menerapkan prinsip dan dasar hukum Islam tak lantas membuat potensi keuangan syariah menurun. Hal ini dapat dilihat dari keuangan syariah yang memiliki potensi sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi.

Bahkan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi syariah merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membangun dan memperkuat struktur perekonomian serta pasar keuangan.

Selain itu, perkembangan ekonomi syariah juga dinilai memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Sehingga keuangan syariah dapat digunakan untuk membantu dan berkontribusi terhadap perekonomian melalui beberapa aspek. Khususnya dua aspek utama yang terdiri dari pertumbuhan ekonomi yang inklusif ( menjadi lebih tinggi ) dan stabilitas ekonomi yang lebih baik.

3. Cara Pengelolaan Keuangan Syariah

Seperti halnya pengertian dari keuangan syariah yang telah dijelaskan sebelumnya, maka bukan hal aneh bila cara pengelolaan keuangan syariah juga telah diatur dan diaplikasikan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam.

Namun, tak hanya itu. Pengelolaan keuangan syariah juga harus didukung oleh hasil yang bermanfaat bagi semua orang. Biasanya prinsip pengelolaan keuangan syariah ini terdiri dari penerapan prinsip bagi hasil, mengharapkan rida Allah dan pastinya bebas dari bunga.

Sebab seperti halnya yang tertulis dalam Al Qur’an, bunga atau riba merupakan sesuatu yang dilarang. Sehingga hal tersebut harus menjadi salah satu prinsip utama yang harus dipegang teguh oleh keuangan syariah.