Keraguan Akan Tidak Adanya Badan Hukum

Reading Time: 2 minutes

Perusahaan fintech atau singkatan dari financial technology, yang merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa keuangan atau financial yang berbasis teknologi.

Sedangkan  fintech syariah, menurut DSN MUI menjelaskan bahwa merupakan penyelenggaraan layanan jasa keuangan atau financial berdasarkan pada prinsip-prinsip syariah yang mempertemukan atau menghubungkan pemberi pembiayaan dan penerima pembiayaan (peminjam) dengan tujuan melakukan akad pembiayaan dengan akses sistem elektronik melalui jaringan internet.

Sempat belum memiliki payung hukum secara resmi, namun fintech syariah sudah mendapatkan restu dari petinggi OJK atau Otoritas Jasa Keuangan. Karena tidak ada perbedaan atau penyelewengan terhadap aturan yang berlaku.

Justru  fintech syariah ini didukung karena perkembangannya di Indonesia pasti akan terus berkembang, ditambah dengan penduduknya yang mayoritas adalah muslim.

Tentunya membutuhkan jasa keuangan yang dapat membantu atau memberikan pelayanan kepada perorangan atau UKM untuk memajukan usaha mereka, sesuai dengan ajaran Kitab Suci Al-Qur’an dan juga sunnah nabi.

Baca juga: Hal Tidak Boleh Dilakukan Oleh Fintech Syariah

Keberadaan dari fintech syariah ini bahkan diterima dengan baik oleh OJK, karena basis sistem justru lebih memberikan “trust” kepada masyarakat.

Dewasa ini,  fintech dianggap dapat menjawab permintaan sistem peminjaman uang yang transparan dan dapat dinikmati masyarakat, meski kehadirannya sempat menjadi salah paham.

Namun perlu diketahui oleh para pelanggan, jika dibandingkan dengan sistem pinjam uang atau dana lainnya, fintech sendiri memberikan pinjaman uang dengan bunga yang tidak terlalu tinggi. 

Di Indonesia bahkan di dunia saat ini, jumlah investasi di bidang fintech utamanya fintech syariah  semakin lama semakin tinggi dan besar. Dengan peluang yang terbuka lebar terbuka pula potensi keuntungan yang besar sehingga investor bersedia mendanai perusahaan fintech yang baru bermunculan.

Baca juga: Perkembangan Fintech Syariah di Indonesia

Selain bunga pinjaman yang tidak teralu tinggi, Salah satu manfaat yang mungkin dirasakan oleh masyarakat atas kehadiran financial technology adalah kemudahan pelayanan finansial.

Mungkin banyak yang berpikir, bahwa pelayanan melalui teknologi akan jauh membuat ribet, namun justru kehadirannya dengan memanfaatkan teknologi akan semakin membantu nasabah atau pelanggan dalam melakukan transaksi atau kebutuhan bantuan.

Tidak hanya bisa transfer dana / uang, fintech juga memungkinkan anda untuk dapat menyetorkan berbagai tagihan seperti tagihan telepon, listrik, air, bahkan BPJS. Jadi, Anda tidak perlu lagi keluar rumah untuk melakukan segala transaksi tersebut.

Leave a Reply