Cara Mengatur Keuangan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM)

Reading Time: 4 minutes

Data dari Small Business Administration (SBA) mengungkapkan kalau 80 persen pelaku UKM bisa bertahan dalam menjalankan usaha pada tahun pertamanya. Memasuki tahun kelima, jumlah pelaku UKM yang masih berjalan tinggal 50 persen.

Gagalnya usaha ketika modal habis memang bisa diantisipasi dengan mencari suntikan dana tambahan. Namun, problem serupa akan muncul kalau pengusaha tidak memiliki kemampuan manajemen keuangan yang baik.

Oleh karena itu, pastikan Anda membiasakan diri untuk mengatur keuangan sehingga usaha dapat berjalan dengan sehat, seperti yang ada di bawah ini.

1. Lakukan pembayaran tepat waktu

Tips manajemen keuangan pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membiasakan diri untuk membayar tagihan tepat waktu. Tagihan ini mencakup beragam hal, termasuk di antaranya adalah tagihan pinjaman, tagihan listrik, pajak, ataupun kartu kredit.

Keterlambatan dalam pembayaran memunculkan biaya tambahan yang dapat membebani keuangan usaha. Oleh karena itu, pastikan untuk membuat notifikasi agar tidak ada pembayaran yang telambat.

Anda mungkin menganggap bahwa tambahan biaya akibat keterlambatan pembayaran tidak terlalu besar. Namun, bagi pelaku UKM yang baru berdiri, marjin keuntungan atau kerugian bisa sangat tipis. Oleh karena itu, pastikan untuk meminimalkan pengeluaran.

2. Biasakan untuk negosiasi dengan vendor

Ketika berhubungan dengan vendor, pastikan bahwa Anda memperoleh transaksi yang menguntungkan. Untuk itu, proses negosiasi menjadi hal wajib yang harus Anda lakukan.

Usahakan agar Anda memperoleh transaksi dengan keuntungan tertinggi, baik dari cara pembayaran, pelayanan, ataupun nominal transaksi.  Untuk bisa memperoleh negosiasi terbaik, tak ada salahnya untuk melakukan penawaran yang berani.

Salah satunya, Anda dapat berusaha bernegosiasi dengan vendor kompetitor. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh deal yang memang benar-benar menguntungkan.

3. Pisahkan keuangan pribadi dan usaha

Tips manajemen keuangan UKM yang selanjutnya adalah memastikan bahwa tidak ada percampuran antara uang hasil usaha dengan uang pribadi.

Oleh karena itu, pastikan bahwa ada pemisahan rekening tempat penyimpanan uang. Dengan begitu, Anda bisa mengetahui secara pasti kondisi keuangan usaha.

4. Perencanaan keuangan harus ada

Dalam menjalankan usaha, Anda harus memiliki perencanaan yang matang terkait beragam hal, termasuk masalah keuangan. Pengeluaran keuangan harus disesuaikan dengan target penjualan serta penerimaan kas yang sebelumnya telah ditetapkan.

Pastikan bahwa pengeluaran tersebut memberi manfaat untuk usaha, baik manfaat berupa peningkatan penjualan atau penurunan biaya tertentu.

5. Pertimbangkan memakai layanan aplikasi akuntansi

Pencatatan pengeluaran dan pemasukan menjadi hal yang krusial dalam manajemen keuangan UKM. Hanya saja, tak semua pengusaha pemula memiliki kemampuan akuntansi yang baik.

Sebagai solusinya, Anda bisa menggunakan layanan aplikasi akuntansi berbasis cloud yang kini begitu mudah ditemukan. Melalui layanan aplikasi akuntansi berbasis cloud tersebut, Anda bisa memperoleh pencatatan keuangan secara komprehensif.

Cukup dengan melakukan input data secara sederhana, Anda bisa memperoleh laporan keuangan berupa neraca, buku besar, laporan laba rugi, ataupun laporan arus kas. 

6. Lakukan monitoring dan performa keuangan

Seorang pengusaha yang baik selalu melakukan evaluasi dan perbaikan. Hal ini juga harus Anda lakukan dalam manajemen keuangan UKM. Pastikan untuk mengamati laporan keuangan secara rutin dan melakukan efisiensi secara tepat.

Dari hasil pengamatan tersebut, Anda dapat mengetahui sektor pengeluaran yang dapat dipangkas ataupun bahkan dihilangkan. Apalagi, ketika dana tersebut dikeluarkan dengan tanpa disertai efek positif terhadap usaha.

7. Tak ada salahnya menggunakan jasa keuangan profesional

Terakhir, Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan jasa keuangan profesional. Penggunaan jasa akuntan profesional bisa Anda peroleh secara paruh waktu.

Tujuan dari pemakaian jasa akuntan profesional tersebut adalah untuk memperoleh hasil analisis yang rinci dan akurat mengenai kondisi keuangan perusahaan.

Dari situ, Anda juga bisa memperoleh saran dalam meningkatkan efisiensi pengeluaran usaha.

Nah, Itulah 7 tips dalam manajemen keuangan UKM yang bisa Anda terapkan untuk kemajuan usaha. Selamat mencoba dan semoga sukses, ya!

Sumber: