5 Tips Mengembangkan Bisnis UMKM Biar Siap Bersaing dengan Pasar Global

Reading Time: 3 minutes

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus memiliki hasrat untuk berkompetisi di pasar internasional. Apalagi, perlu Anda ketahui, deretan perusahaan dengan reputasi besar saat ini.

Perusahaan-perusahaan besar yang bermula dari usaha kecil di garasi itu memiliki reputasi yang tak bisa dianggap sebelah mata. Setiap pelaku bisnis UMKM memiliki potensi untuk bisa membesarkan usahanya seperti Apple ataupun HP.

Hanya saja, kesuksesan itu tak bisa didapatkan secara instan, harus disertai dengan kerja keras dan strategi jitu. Nah, terkait strategi jitu agar bisa bersaing di pasar internasional, Anda bisa menerapkan 5 tips mengembangkan bisnis UMKM berikut:

  • Segmentasi pasar

Tips mengembangkan bisnis UMKM agar menjadi perusahaan besar yang pertama adalah menetapkan segmentasi pasar. Anda jangan mengharapkan untuk menjual produk atau menawarkan jasa pada semua orang yang berada di sekitar tempat usaha.

Segmentasi pasar seperti ini menjadi strategi yang dilakukan oleh setiap perusahaan, utamanya perusahaan besar. Anda bisa saja menawarkan produk yang sama dengan pelaku UMKM lain.

Hal seperti ini dilakukan oleh Pepsi yang bisa dibilang kalah pamor kalau dibandingkan dengan Coca-Cola. Namun, dengan segmentasi pasar yang tepat, Pepsi tetap dianggap sebagai perusahaan besar.

Mereka menetapkan segmen pasar yang berbeda dengan Coca-Cola, dengan lebih mengedepankan pemasaran di kalangan anak muda.

  • Manfaatkan kerjasama

Persaingan dengan perusahaan besar menjadi hal yang sering dikeluhkan oleh para pelaku UMKM. Namun, hal tersebut tak menjadi alasan para pelaku UMKM tidak bisa mengembangkan usahanya. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan kerjasama pada bidang-bidang yang belum dimiliki.

Sebagai contoh, Anda merupakan pelaku UMKM yang memproduksi barang-barang kebutuhan rumah tangga. Di sisi lain, Anda kesulitan dalam melakukan distribusi ataupun pemasaran.

Pada kondisi ini, Anda bisa mengajak kerjasama perusahaan lain yang bisa membantu Anda dalam distribusi ataupun pemasaran barang. 

Biar kerjasama yang dilakukan tak terlalu memberatkan, Anda bisa saja menerapkan sistem komisi. Sebagai contoh, Anda akan memberikan porsi keuntungan tertentu untuk setiap transaksi yang berhasil.

  • Otomasi, otomasi, dan otomasi

Tips mengembangkan bisnis UMKM selanjutnya adalah dengan memperhatikan tenaga yang direkrut. Jangan terlalu banyak merekrut tenaga kerja, karena bakal memakan porsi pengeluaran yang besar.

Kalaupun memang harus merekrut orang, pastikan perekrutan itu dilakukan secara tepat dan sangat dibutuhkan. Orang yang dipilih juga bukan orang sembarangan, melainkan tenaga dengan kriteria yang mumpuni

Selain itu, manfaatkan teknologi untuk melakukan otomasi dalam berbagai aktivitas bisnis. Otomasi ini merupakan salah satu langkah yang bisa digunakan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja yang membebani pengeluaran usaha.

Di waktu yang sama, keberadaan berbagai aplikasi canggih saat ini juga memberi keleluasaan dalam melakukan pemasaran produk.

  • Mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi

Seorang pelaku bisnis UMKM yang sukses, memiliki kemampuan untuk beradaptasi dalam berbagai situasi. Apalagi, di era modern seperti sekarang, perubahan kondisi pasar bisa terjadi secara tiba-tiba.

Kalau tak bisa beradaptasi mengikuti perubahan kondisi tersebut, bisa dipastikan usaha Anda bakal kolaps.

Kegagalan dalam beradaptasi dengan situasi pasar yang berujung kebangkrutan ini sejatinya menjadi mimpi buruk tak hanya bagi pelaku UMKM, tapi juga pebisnis besar.

Contoh nyata dari fenomena tersebut adalah tutupnya beberapa industri yang berkecimpung di bisnis musik, seperti Disc Tarra ataupun Aquarius Musikindo.

  • Investasi pada diri sendiri

Melakukan investasi pada diri sendiri jadi hal yang wajib Anda lakukan agar usaha bisa berkembang jadi besar. Investasi bisa dilakukan dalam berbagai cara, termasuk di antaranya adalah dengan melakukan akuisisi.

Hanya saja, akuisisi dilakukan dengan mempertimbangkan bujet serta manfaat yang diperoleh.

Itulah 5 strategi bisnis yang bisa diterapkan oleh para pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya sehingga bisa bersaing dengan pasar internasional.

Dengan begitu, tak menutup kemungkinan kalau usaha kecil yang saat ini tengah Anda jalankan, bakal menjadi perusahaan sebesar Apple di beberapa tahun mendatang.

Sumber: